Dharma Wiksa Bhakti 2026 Kembali Digelar, KMHIPO Hadirkan Ruang Kreativitas dan Pelestarian Budaya bagi Generasi Muda Hindu

Setelah sempat vakum sejak pelaksanaan sebelumnya pada tahun 2023, Dharma Wiksa Bhakti (DWB) kembali hadir pada tahun 2026 sebagai salah satu program kerja Divisi Minat dan Bakat Keluarga Mahasiswa Hindu Politeknik Negeri Lampung (KMHIPO). Mengusung tema “Waring Ing Budaya, Telenging Yuga”, kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Politeknik Negeri Lampung ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengenal dan melestarikan seni budaya Hindu.

Dharma Wiksa Bhakti yang menjadi wadah pengembangan kreativitas sekaligus pengenalan seni dan budaya Hindu. Kembali diselenggarakannya DWB pada tahun ini menjadi langkah KMHIPO untuk menghadirkan ruang berkarya bagi generasi muda melalui kompetisi seni yang dikemas secara kreatif dan terbuka. Pada penyelenggaraan tahun 2026, DWB menghadirkan tiga cabang perlombaan, yaitu Lomba Tapel Ogoh-Ogoh yang terbuka untuk peserta umum se-Provinsi Lampung, Lomba Tari Cendrawasih untuk remaja berusia 16–20 tahun se-Provinsi Lampung, serta Lomba Sketsa Ogoh-Ogoh yang dilaksanakan secara daring dengan batas usia peserta maksimal 25 tahun.

Lomba tapel ogoh ogoh, lomba sketsa ogoh ogoh, lomba tari cendrawasih

Pelaksanaan DWB 2026 tidak hanya menjadi ruang bagi peserta untuk berkompetisi, tetapi juga membuka kesempatan bagi mahasiswa dan masyarakat kampus untuk mengenal lebih dekat ragam seni dan budaya Hindu. Kehadiran kegiatan di ruang terbuka kampus turut menarik perhatian mahasiswa dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa non-Hindu yang ikut menyaksikan dan mengapresiasi jalannya kegiatan.

Selain menjadi ajang unjuk kreativitas, DWB 2026 juga mempertemukan berbagai UKM, baik internal maupun eksternal kampus, yang hadir untuk berpartisipasi dan saling berinteraksi. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk bertukar cerita, berbagi pengalaman, serta mengenal proses kreatif dalam mempersiapkan karya masing-masing. Dari interaksi tersebut, terjalin relasi baru dan muncul kesempatan untuk mengenal lebih banyak orang, termasuk mahasiswa dari kampus lain dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam.

Hal-hal baru yang diperoleh melalui proses berbagi dan berinteraksi inilah yang turut menjadikan DWB bukan sekadar sebuah kompetisi, melainkan ruang untuk belajar, bertumbuh, memperluas jejaring, serta membangun kebersamaan antarmahasiswa.

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan (Wadir III) Politeknik Negeri Lampung

Bapak Agung Adi Candra, S.Kh., M.Si., turut hadir dalam pelaksanaan Dharma Wiksa Bhakti 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemahasiswaan dan pengembangan kreativitas mahasiswa.

Pembina KMHIPO

Bapak I Gede Darma Putra, S.P., M.Si., turut mendampingi pelaksanaan Dharma Wiksa Bhakti 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap keberlangsungan kegiatan dan pengembangan potensi anggota KMHIPO.

Ketua Pelaksana Dharma Wiksa Bhakti 2026, I Gusti Ketut Riko Pradipa, turut mengambil bagian dalam rangkaian pelaksanaan kegiatan bersama panitia dan peserta.

Ketua Umum KMHIPO, Made Yuda Saputra, turut hadir dalam pelaksanaan Dharma Wiksa Bhakti 2026 yang menjadi salah satu program kerja unggulan KMHIPO dalam bidang pengembangan minat, bakat, seni, dan budaya.

Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap ruang-ruang kreativitas mahasiswa. DWB 2026 menunjukkan bahwa kegiatan berbasis seni dan budaya dapat menjadi jembatan untuk mempertemukan mahasiswa dari berbagai latar belakang, sekaligus membuka ruang bagi lingkungan kampus untuk mengenal keberagaman budaya yang ada di dalamnya.

Kembalinya Dharma Wiksa Bhakti pada tahun 2026 menjadi langkah bagi KMHIPO untuk kembali menghidupkan ruang kreativitas dan pelestarian seni budaya Hindu di kalangan generasi muda. Melalui DWB 2026, KMHIPO tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga membangun ruang untuk berkarya, berkolaborasi, dan mempererat kebersamaan. Diharapkan, semangat ini dapat terus berlanjut sehingga Dharma Wiksa Bhakti dapat kembali hadir dan berkembang sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengenal, melestarikan, dan mengembangkan seni serta budaya di masa mendatang.

Satyam Eva Jayate!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *